Selamat Datang di Seputarsumbar.com...! Follow us on
Facebook Twitter Google Plus

Tenaga Kerja Asing Harus Didata

Kategori : Solok Selatan Minggu, 14 April 2013. Pkl. 10:45 WIB

Solsel-Pemerintah Daerah Solok Selatan melalui Dinas Sosial, Ketenagakerjaan, dan Transmigrasi, meminta pihak perusahaan segera menyerahkan data kelengkapan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

Kepala Dinsosnakertran didampingi Kasi Hubungan Industri dan Pengawasan Ketenagakerjaan Nurhasidin Minggu (14/4) mengatakan, pendataan dan penertiban tenaga kerja asing perlu dilakukan, untuk menghindari penyeludupan warga asing illegal yang dilakukan oknum perusahaan. Karena, perusahaan bisa saja leluasa mempekerjakan orang asing seperti yang terjadi sebelumnya. Padahal, mempekerjakan orang asing harus membayar pajak dan kewajiban lain.

Ia mengaku  menemukan sebanyak 48 warga asing di tujuh perusahaan. Namun, pihak menejemn perusahaan belum melaporkan ke dinas terkait. “Kami menghimbau agar perusahaan tertib dalam mempekerjakan orang asing. Jika perusahaan memalsukan laporan (data lengkap), Pemkab akan memblacklist perusahaan dan menuntut pimpinan perusahaan sesuai hukum berlaku,” katanya.

Menurutnya, Tenaga kerja asing menurun jumlahnya dibanding tahun lalu. Yakni, dari 76 orang warga asing menurun menjadi 48 orang. Mereka tersebar di tujuh perusahaan besar di Solsel.

Penyebaran Tenaga Kerja Asing di Solsel, PT Kencana Sawit Indonesia (KSI) 1 orang, PT Wira Patriot 2 orang, PT Persada Indo Tambang 11 orang, PT Geominex Solok Selatan 17 orang, PT Kharisma Jaya Internasional 6 orang, PT Bina Bakti Pertiwi 8 orang, dan PT Supreme Energi 3 orang.

Dari 48 orang asing yang dipekerjakan perusahaan, 43 orang warga China, selebihnya warga Amerika, Jerman, Australia, Philipina dan Malaysia. “Kita meminta perusahaan segera melaporkan WNA, sebelum kami cek ke lapangan,” tegasnya.

“Bila pihak perusahaan menyalahi aturan yang ada, maka pimpinan perusahaan digugat secara hukum. Sesuai pasal 185 Undang-Undang No 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Maka, pihak perusahaan bisa dikenakan sanksi pidana penjara atau didenda ,” terangnya.

Ia mengakui sudah menyurati tujuh perusahaan itu agar segera memberikan laporan TKA sesuai aturan yang berlaku. Yang berkenaan dengan pemakaian tenaga asing, maka diminta segera mengirimkan data-data.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Solok Selatan No: 560.72-2013 Tentang Pembentukan Tim Penyidik dan Pengawas Tenagakerjaan Terhadap Perusahaan Yang Melanggar Norma Ketenagakerjaan, Norma Kerja, Norma Keselamatan serta Norma Jamsostek se-Kabupaten Solok Selatan. (s/di)

 

Share This Articles
facebook
Baca Berita Tentang : Solok Selatan
kabar Email
INDEXS KATEGORI