Padang – Aksi cepat tanggap kembali diperlihatkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang saat mengevakuasi seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 20 Berok Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Selasa (26/8/2025). Azzikra Putra, 7 tahun, dilaporkan mengalami insiden resleting celana menjepit bagian tubuhnya.
Laporan kejadian yang diterima Damkar pada pukul 10.37 WIB langsung direspon cepat. Tim bergerak menuju lokasi dua menit kemudian, tepatnya pukul 10.39 WIB, dan tiba pada pukul 10.44 WIB. Proses penanganan berlangsung selama 11 menit, dimulai pukul 10.45 WIB dan selesai pada pukul 10.56 WIB.
Queen Monalisa, 34 tahun, seorang saksi mata, menjadi orang pertama yang mengetahui kejadian tersebut dan mendampingi Azzikra hingga petugas datang. Satu unit armada dengan lima personel dari Peleton A Damkar Padang dikerahkan ke lokasi yang berjarak 3,4 kilometer dari pos.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Petugas berhasil melakukan penyelamatan terhadap seorang anak yang terjepit resleting celana di SDN 20 Gunung Pangilun. Proses evakuasi berlangsung cepat dan korban tidak mengalami luka serius,” ujarnya.
Lebih lanjut, Budi Payan menjelaskan bahwa Damkar Padang tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga memiliki fungsi penyelamatan warga. Ia mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat 112 bila menghadapi kondisi serupa. “Kami mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan darurat 112 bila menghadapi kondisi serupa. Petugas selalu siap memberikan pertolongan,” pungkasnya.
Setelah proses evakuasi selesai, situasi di SDN 20 Berok Gunung Pangilun kembali normal. Azzikra dapat kembali beraktivitas dengan didampingi oleh keluarga dan pihak sekolah.








