PAINAN – Menjelang Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Pesisir Selatan yang dijadwalkan pada 23 Agustus 2025, Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Pesisir Selatan soroti pentingnya sportivitas. Ketua Pengcab Perkemi Pesisir Selatan, Rega Desfinal, mengingatkan agar Musorkab menjadi wadah sinergi antar cabang olahraga (cabor).
Rega Desfinal pada Sabtu (2/8/2025) di Painan, menekankan agar Musorkab tidak menjadi ajang kepentingan yang dapat merusak dunia olahraga. “Tugas dan fungsi KONI sudah sangat jelas. Jangan sampai olahraga tercoreng dengan persoalan hukum atau konflik situasional. Mari kita kedepankan musyawarah yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rega mengajak seluruh insan olahraga untuk fokus pada peningkatan prestasi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya persatuan antar cabor untuk meraih prestasi. “Mari bersama-sama membangun olahraga di Pesisir Selatan. Cabor-cabor harus bersatu untuk melahirkan prestasi. Ini penting agar atlet-atlet kita bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Selain itu, Rega Desfinal menginformasikan bahwa atlet kempo Pesisir Selatan akan mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Shorinji Kempo pada 6-10 Agustus 2025 di GOR Himpunan Bersatu Teguh (HBT), Kota Padang. Ia berharap KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga memberikan perhatian pada ajang tersebut. “Kami berharap KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga turut memberi perhatian terhadap ajang ini. Cabor Kempo siap menunjukkan prestasi terbaiknya untuk Pesisir Selatan,” pungkasnya.
Musorkab KONI Pesisir Selatan 2025 diharapkan menjadi forum strategis untuk memilih kepengurusan baru KONI periode 2025-2029. Agenda penting lainnya adalah penyusunan program kerja untuk kemajuan olahraga di Pesisir Selatan.








