DomaiNesia

Pinto Janir Pimpin LMB Minangkabau: Lestarikan Budaya, Jaga Negeri

dengan-misi-merawat-tradisi-menjaga-negeri,-pinto-janir-sastrawan-yang-wartawan-itu-terpilih-jadi-ketua-lmb
Dengan Misi Merawat Tradisi Menjaga Negeri, Pinto Janir Sastrawan yang Wartawan Itu Terpilih Jadi Ketua LMB
www.domainesia.com

PADANG – Lembaga Masyarakat Budaya (LMB) Minangkabau kini memiliki nahkoda baru. Pinto Janir, sastrawan sekaligus wartawan senior, didapuk sebagai ketua umum dalam musyawarah “Tim 9” yang berlangsung di Taman Budaya Sumbar, Jumat (25/7/2025).

Sosok yang dikenal dengan rambut panjangnya dan semangat berkarya di usia 60-an ini, akan memimpin LMB Minangkabau bersama jajaran pengurus lainnya. DR Febby Datuk Bangso dipercaya sebagai ketua dewan pembina, dengan Syarifuddin Arifin sebagai anggota.

Selain itu, Hasnul didapuk sebagai ketua harian, didampingi oleh empat wakil ketua, yakni Rizal Tanjung, Dadang Leona, Hasan Awi, dan Jefenil. Posisi sekretaris diisi oleh Aprimas, sementara Yarsina Devi Akt menjabat sebagai bendahara.

Menanggapi amanah yang diberikan, Pinto Janir menyatakan komitmennya untuk merawat tradisi Minangkabau di tengah arus teknologi. “Eksistensi LMB Minangkabau adalah salah satu penjawab kegamangan kita di tengah gempuran badai teknologi yang menerjang deras nilai nilai tradisi, adat dan budaya. Di sisi lain, kehadiran teknologi memudahkan kerja, pada sisi yang lebih lain berpotensi melenyapkan kreativitas dan imajinasi,” ujarnya usai terpilih pada Jumat (25/7/2025).

Senada dengan Pinto Janir, Budayawan Sumatera Barat, Zal Tanjung, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi. “Ini adalah salah satu cara bagi kita merawat nilai nilai tradisi untuk menjaga negeri. LMB Minangkabau adalah jawaban yang solutif ketika kita dipaksa berasa di persimpangan peradaban,” ungkapnya.

Pelukis ternama Minangkabau, Jefinil, turut menyampaikan kegelisahannya. “Minangkabau nagari berpayung pikiran. Payung kita tidak boleh bocor. LMB Minangkabau menjadi pagar dari duri duri perusak peradaban,” tegasnya.

Sementara itu, aktivis sosial Hasnul mengajak seluruh pegiat budaya dan seni untuk bersatu. “Saatnya para pegiat budaya dan seni bangkit menjaga nilai nilai ke Minangkabau anak,” serunya.

Syarifuddin Arifin, penyair asal Minangkabau yang dikenal di Asia Tenggara, menyerukan persatuan untuk membangun negeri. “Terkadang waktu kita habis karena bertengkar ke bertengkar saja. Pengacau kebudayaan. Tukang keruh kebudayaan dan oknum oknum yang berladang di punggung seniman, menyingkirlah. Saatnya kita bersama sama membangun negeri dengan hati yang bersih dan pikiran yang jernih,” pungkasnya pada Jumat (25/7/2025).