Pariaman – Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1, Mahyeldi, menutup kampanye hari pertamanya dengan makan bakso bersama warga di Pondok Bakso Pak Haji Darmon, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (25/9) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi berdiskusi dengan masyarakat, termasuk generasi muda. Salah satu perwakilan Gen Z, Angga, menanyakan program Mahyeldi untuk generasi muda jika terpilih kembali sebagai Gubernur Sumbar.
“Kita fokus pada pendidikan, terutama wajib belajar 12 tahun. Ini langkah serius dalam peningkatan SDM,” ujar Mahyeldi.
Program tersebut, kata Mahyeldi, sudah berjalan di beberapa kabupaten/kota bersama provinsi dan akan ditingkatkan di masa mendatang. Selain pendidikan, Mahyeldi juga menekankan keterlibatan sektor swasta dalam mendirikan sekolah berkualitas.
“Yang sulit-sulit biar pemerintah yang menangani,” katanya.
Mahyeldi juga menyebut digitalisasi sebagai fokus pembangunan untuk generasi milenial dan Gen Z. Program 100 ribu Milenial Entrepreneur, yang digagas sejak 2021, telah melebihi target pada 2023 dengan 130.000 milenial terlibat.
“13.000 milenial sudah kita upgrade pendapatannya melalui pelatihan,” jelas Mahyeldi.
Mahyeldi mencontohkan keberhasilan milenial menciptakan objek wisata di Sumbar, seperti arung jeram di Nyarai, Padang Pariaman. “Hal-hal seperti ini yang kita harapkan ke depan, Gen Z dan milenial terus berinovasi dan berkontribusi,” pungkasnya.






