Padang – Sebanyak 119 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Padang mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Kelas Taruna Angkatan II tahun pelajaran 2025/2026 yang digelar di Outbound Camp Sungrilla, Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (25/7/2025). Program ini difokuskan untuk memperkuat karakter siswa.
Kegiatan Diksar ini diikuti oleh 69 siswa baru kelas X yang terbagi dalam dua program unggulan, yakni 33 siswa jalur Arabian dan 36 siswa jalur British. Selain itu, 50 siswa kelas XI juga turut serta dalam Diksar lanjutan sebagai bagian dari pembinaan kepemimpinan berjenjang.
Kepala MAN 1 Padang, Afrizal “Abah” SAg, menjelaskan bahwa Kelas Taruna dirancang untuk membentuk lulusan yang tangguh secara akademik, disiplin tinggi, dan berkarakter kuat. “Kami ingin mencetak generasi yang siap bersaing di berbagai jalur pendidikan, termasuk kampus negeri, luar negeri, hingga sekolah kedinasan,” jelas Abah, Kamis (25/7/2025).
Diksar yang berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (25/7/2025) hingga Minggu (28/7/2025), melibatkan enam personel TNI AD dari Kodim 0312/Padang sebagai instruktur. Para siswa akan mendapatkan pelatihan fisik, kedisiplinan, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.
Program ini mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa, guru, dan pimpinan madrasah. Kehadiran mereka dalam pembukaan kegiatan menjadi wujud nyata dukungan terhadap penguatan karakter peserta didik.
Sebagai informasi, program Kelas Taruna pertama kali diluncurkan pada tahun ajaran 2024/2025 sebagai inovasi unggulan madrasah. Jalur British dipersiapkan bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi umum, baik di dalam maupun luar negeri. Sementara jalur Arabian dirancang untuk menyiapkan siswa melanjutkan pendidikan ke kampus Islam di Timur Tengah.
Untuk dapat mengikuti program ini, calon peserta harus melalui seleksi digital berbasis Android, CBT, atau laptop pribadi. Materi tes meliputi matematika, bahasa Inggris atau Arab sesuai jalur pilihan, serta keterampilan teknologi informasi.
Kurikulum Merdeka menjadi dasar pembelajaran, dengan tiga pilihan penjurusan, yaitu Sains, Robotik & IT, serta Riset. Jalur British membiasakan penggunaan bahasa Inggris secara bertahap hingga penuh, sementara jalur Arabian menekankan hafalan Al-Qur’an dan pembiasaan berbahasa Arab dalam kehidupan sehari-hari.
Selain pembinaan karakter melalui pelatihan semi-militer, siswa juga mendapatkan pemahaman moderasi beragama dari Kakankemenag Kota Padang. Materi ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap toleransi dan memperkuat nilai kebangsaan. MAN 1 Padang berharap Kelas Taruna mampu mencetak generasi pemimpin masa depan yang cerdas, religius, dan berwawasan global.








