Padang – Ketua DPD AITTA Sumatera Barat, Arlan Dikusnata, SE, menyatakan pembangunan jalan tol di Sumatera Barat merupakan kebutuhan yang sangat mendesak, bukan hanya untuk mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga sebagai solusi terhadap kondisi geografis Sumbar yang rawan bencana alam, seperti longsor, banjir, dan pohon tumbang yang kerap menghambat arus transportasi.
Menurut Arlan Dikusnata, keberadaan jalan tol akan menjadi jalur alternatif yang lebih aman dan andal ketika ruas jalan nasional terganggu akibat bencana. Hal ini dinilai sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi barang, aktivitas ekonomi, serta arus kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di Sumatera Barat.
“Kami dari pelaku industri pariwisata sangat mendukung percepatan pembangunan jalan tol di Sumatera Barat. Semoga konektivitas antardaerah melalui jalan tol dapat segera terwujud. Ini merupakan kebutuhan daerah yang rawan bencana dan membutuhkan akses transportasi yang lebih baik,” ujar Arlan, Senin (3/8/2026), di Jakarta via Wahtsapp.
Ia menegaskan, sektor pariwisata akan menjadi salah satu pihak yang paling merasakan manfaat dari kehadiran jalan tol. Akses yang lebih cepat, nyaman, dan aman akan meningkatkan minat wisatawan, khususnya wisatawan domestik, untuk berkunjung ke Sumatera Barat.
“Selama ini waktu tempuh yang panjang serta kemacetan di beberapa titik menjadi salah satu pertimbangan wisatawan. Dengan adanya jalan tol, perjalanan akan menjadi lebih efisien sehingga kunjungan wisatawan domestik diperkirakan akan meningkat. Dampaknya tentu akan dirasakan oleh hotel, restoran, biro perjalanan wisata, pelaku UMKM, hingga masyarakat,” ujar Arlan di sela – sela kegiatannya membawa rombongan muslim Pattani Thailand di Indonesia.
Arlan juga berharap pembangunan jalan tol tidak hanya berhenti pada ruas yang sudah berjalan, tetapi terus dilanjutkan hingga mampu menghubungkan kawasan-kawasan strategis di Sumatera Barat. Dengan konektivitas yang semakin baik, ia optimistis daya saing pariwisata Sumbar akan meningkat dan mampu bersaing dengan destinasi wisata di provinsi lain.
“Jalan tol bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan masa depan pariwisata Sumatera Barat. Kami menyambutnya dengan penuh optimisme dan berharap proyek ini menjadi prioritas agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutupnya. (***)






