Bukittinggi – Ketua DPD AITTA Sumatera Barat, Arlan Dikusnata, melihat potensi pelaminan di Kampung Wisata Sanjai untuk dikembangkan menjadi paket wisata menarik bagi wisatawan, khususnya melalui konsep pesta pernikahan tradisional Minangkabau.
Menurut Arlan, pelaminan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan prosesi adat, tetapi juga dapat dikemas menjadi daya tarik wisata yang menawarkan pengalaman pernikahan bernuansa budaya Minangkabau dengan biaya yang relatif terjangkau.
“Pas di pelaminan, kita lihat bahwa pelaminan ini bisa dijadikan paket tur yang menarik. Tempat ini bisa menjadi lokasi sungguhan untuk melaksanakan pesta pernikahan dengan biaya yang cukup ringan,” ujar Arlan.
Ia menilai, paket wisata tersebut dapat dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan pengalaman khas Minangkabau, mulai dari penyambutan pengantin menggunakan bendi hingga menikmati hidangan bersama dengan tradisi makan bajamba.
Konsep ini diharapkan mampu memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan adat dan budaya Minangkabau kepada masyarakat luas.
Arlan berharap, pengembangan paket wisata berbasis budaya tersebut dapat meningkatkan daya tarik Kampung Wisata Sanjai serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha pariwisata setempat. (***)





