PADANG – Yayasan Pendidikan Bung Hatta kini menggandeng Bank Nagari untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui digitalisasi. Kerjasama ini diwujudkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bank Nagari Cabang Utama dan Yayasan Pendidikan Bung Hatta pada Selasa (5/8) di Hotel Daima, Padang.
Penandatanganan MoU tersebut dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pemanfaatan sistem Nagari Portal Payment (NPP) di lingkungan sekolah Islam Al Azhar. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah administrasi pembayaran di sekolah, termasuk pembayaran uang sekolah (SPP) dan iuran pendidikan lainnya.
Ketua Badan Pengurus Yayasan Bung Hatta, Prof. Dr. Nizwardi Jalinus, M.Ed., menyambut baik inisiatif ini. Ia meyakini, Nagari Portal Payment akan memberikan kemudahan bagi orang tua maupun wali murid, sekaligus meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan di lingkungan sekolah Islam Al Azhar. “Kami sangat menyambut baik inisiatif dari Bank Nagari untuk mendukung digitalisasi,” ujarnya.
Nizwardi menambahkan, saat ini terdapat sekitar 1.100 murid dan 102 guru serta tenaga pendidik di TK, SD, dan SMP Islam Al Azhar. Khusus untuk SD Islam Al Azhar 73 Padang yang berlokasi di kawasan By Pass, Padang, terdapat sekitar 70 orang murid.
Pemimpin Bank Nagari Cabang Utama, Hardi Putra, berharap kerjasama yang sempat terhenti ini dapat kembali terjalin erat dan menguntungkan kedua belah pihak. “Dalam mendukung digitalisasi layanan keuangan di lingkungan pendidikan, kerjasama ini akan dapat menguntungkan kedua belah pihak,” katanya. Hardi juga melihat Yayasan Pendidikan Bung Hatta sebagai mitra potensial, dan platform Nagari Portal Payment akan sangat membantu sekolah Islam Al Azhar dari tingkat TK hingga SMP.
Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, menjelaskan bahwa NPP adalah sistem yang disediakan bagi mitra Bank Nagari yang memiliki tagihan namun belum memiliki sistem pengelolaan. Data tagihan akan diimpor ke dalam sistem NPP, sehingga pembayaran dapat dilakukan melalui berbagai saluran Bank Nagari, termasuk mobile banking. “Ini akan mendukung ekosistem pelayanan di lembaga pendidikan,” jelasnya.
Dengan NPP, orang tua dan wali murid dapat melakukan transaksi secara daring melalui berbagai metode pembayaran, sehingga meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan sekolah. Roni juga menambahkan, pada tahun 2024, Bank Nagari telah membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp356,22 miliar, yang sebagian besar berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten/kota.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Pemimpin Bank Nagari Cabang Utama Hardi Putra, Sekretaris Ketua Badan Pengurus Drs. Ir. Mulyanef., M.Sc., Wakil Ketua II Badan Pengurus Dr. Ir. Edi Septe S., M.T., serta sejumlah kepala sekolah di lingkungan sekolah Islam Al Azhar.








