PADANG – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang mengumumkan perluasan rute Kereta Api (KA) Lembah Anai hingga Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Inisiatif yang mulai berlaku Kamis (1/8/2025) ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat di Sumatera Barat.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, menjelaskan bahwa perluasan rute yang sebelumnya hanya melayani Duku-Kayutanam ini akan memberikan kemudahan akses ke bandara. “Perluasan relasi ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan kereta api, tetapi juga memudahkan akses masyarakat dari dan menuju kawasan bandara, serta mendukung konektivitas antarwilayah di Provinsi Sumatera Barat,” ujarnya di Padang, Jumat (27/6/2025).
KA Lembah Anai yang beroperasi enam kali sehari, memiliki kapasitas 384 tempat duduk. Setiap rangkaian terdiri dari 1 lokomotif, 1 kereta makan, dan 1 kereta ekonomi dengan 64 tempat duduk. Penumpang dapat menikmati fasilitas seperti AC, toilet, charger, serta area yang bersih dan aman.
Adapun stasiun yang dilalui meliputi Stasiun BIM – Duku – Pasar Usang – Lubuk Alung – Sicincin – Kayutanam. Jalur ini melewati kawasan ramai seperti Pasar Kayu Tanam, Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, akses menuju Lembah Anai, serta jalur utama menuju Padang Panjang dan Bukittinggi.
Harga tiket KA Lembah Anai tetap terjangkau, dengan tarif Kayutanam – Duku Rp3.000, Kayutanam – BIM Rp5.000, BIM – Kayutanam Rp5.000, dan Duku – Kayutanam Rp3.000.
Berikut jadwal keberangkatan KA Lembah Anai relasi BIM – Kayutanam:
Stasiun Kayutanam – Stasiun BIM
- B52 berangkat pukul 06.40 WIB
- B56 berangkat pukul 10.25 WIB
- B60 berangkat pukul 17.15 WIB
Stasiun BIM – Stasiun Kayutanam
- B53 berangkat pukul 08.10 WIB
- B57 berangkat pukul 13.50 WIB
- B61 berangkat pukul 20.00 WIB
Reza menambahkan, KA Lembah Anai mencatatkan kinerja positif dengan total 51.116 penumpang selama Semester I Tahun 2025. “Dari sisi volume penumpang, sepanjang Semester I Tahun 2025, KA Lembah Anai menunjukkan kinerja yang positif dengan jumlah penumpang mencapai 51.116 penumpang,” katanya.
Tiga stasiun dengan jumlah penumpang naik terbanyak adalah Stasiun Duku (16.382 penumpang), Stasiun Kayutanam (15.855 penumpang), dan Stasiun Sicincin (10.304 penumpang). Sementara itu, tiga stasiun dengan jumlah penumpang turun terbanyak adalah Stasiun Duku (16.567 penumpang), Stasiun Kayutanam (15.978 penumpang), dan Stasiun Sicincin (11.209 penumpang).
Reza berharap, perluasan ini dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap transportasi massal yang ramah lingkungan. “Perluasan jangkauan relasi ini merupakan salah satu strategi KAI dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal, sejalan dengan komitmen KAI dalam menyediakan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan. KAI berharap, animo masyarakat terhadap penggunaan transportasi massal ramah lingkungan semakin meningkat,” pungkasnya pada Jumat (27/6/2025).








