Bukittinggi – Lebih dari sekadar klaim, kontribusi sentral tokoh-tokoh Minangkabau dalam gagasan kemerdekaan Indonesia kembali ditegaskan. Sejarah mencatat peran penting mereka dalam melahirkan Republik Indonesia.
Walinagari Bukik Batabuah, Firdaus, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Kota Bukittinggi, menyampaikan bahwa penelusuran jejak perjuangan bangsa akan mengarah pada kesimpulan krusial. “Lahirnya Republik Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran besar Minangkabau,” ujarnya di Bukittinggi, Jumat (27/6/2025).
Firdaus menjelaskan bahwa lebih dari 60% perancang gagasan kemerdekaan berasal dari Minangkabau. Ia mengajak masyarakat untuk mengingat nama-nama besar seperti Mohammad Hatta, proklamator dan perumus ekonomi kerakyatan melalui koperasi; Tan Malaka, penggagas ide republik jauh sebelum proklamasi; Sutan Syahrir, Perdana Menteri pertama yang membawa Indonesia ke panggung diplomasi; Haji Agus Salim, diplomat ulung; Muhammad Yamin, konseptor Sumpah Pemuda; serta Buya Hamka, ulama dan pembentuk moral bangsa.
Selain itu, Firdaus juga mengingatkan akan tokoh-tokoh Minangkabau lainnya seperti Abdul Muis, Rasuna Said, dan Rohana Kudus. Menurutnya, ide Republik Indonesia pertama kali digagas oleh putra Minangkabau, yang juga mewariskan falsafah hidup “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” yang melahirkan generasi cerdas dan berkarakter.
“Nusantara harus berterima kasih kepada Minangkabau,” tegas Firdaus. Ia menambahkan bahwa pernyataan ini bukan bertujuan untuk meninggikan satu daerah, melainkan untuk mengingatkan bahwa kemerdekaan adalah hasil dari kebersamaan, di mana Minangkabau telah memberikan sumbangsih yang luar biasa.
Firdaus menekankan bahwa kemerdekaan sejati adalah terbebas dari kebodohan, kemiskinan, dan perpecahan. Ia mengajak generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan para tokoh Minangkabau dan pahlawan bangsa, menjaga persatuan, membangun negeri, serta memastikan Indonesia menjadi bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur. “Sejarah telah membuktikan, Minangkabau tidak pernah absen dalam perjalanan bangsa ini,” pungkasnya pada Jumat (27/6/2025).








