DomaiNesia
Ragam  

Polda Sumbar Hadirkan Ustaz Adi Hidayat dalam Tabligh Akbar dan Santunan 1.000 Anak Yatim

www.domainesia.com

Padang – Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar doa bersama di Lapangan Apel Markas Polda Sumbar, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB itu dipimpin penceramah nasional Ustaz Adi Hidayat dan diikuti seluruh personel Polda Sumbar sebagai bagian dari penguatan nilai religius dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Gatot Tri Suryanta bersama para pejabat utama Polda Sumbar. Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan bahwa doa bersama menjadi ikhtiar spiritual agar setiap pelaksanaan tugas kepolisian senantiasa mendapat perlindungan serta keberkahan.

“Doa bersama ini menjadi upaya batin agar setiap tugas yang dijalankan anggota Polri selalu berada dalam lindungan Tuhan,” ujar Gatot.

Kehadiran Ustaz Adi Hidayat di Sumatera Barat juga menjadi perhatian masyarakat. Pada hari yang sama, ia mengisi ceramah di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi, Kota Padang.

Tausiah tersebut menarik ribuan jamaah dari berbagai daerah yang memadati area masjid.
Sebelum ceramah dimulai, masyarakat terlebih dahulu melaksanakan salat Zuhur berjamaah.

Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian agenda menyambut bulan suci Ramadan yang dikemas dalam Tabligh Akbar dan doa bersama 1.000 anak yatim serta dhuafa.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar bersama Ustaz Adi Hidayat juga menyerahkan bantuan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa profesi anggota Polri merupakan tugas mulia yang tidak semua orang mendapat kesempatan untuk menjalaninya.

“Menjadi anggota Polri adalah kehormatan. Anda adalah orang-orang terpilih yang diberi kepercayaan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, kepercayaan negara dan masyarakat harus dijawab dengan kerja keras, keikhlasan, serta komitmen moral dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (***)