Padang Pariaman — Presiden Prabowo Subianto menilai penanganan bantuan dan respons tanggap darurat yang dilakukan BUMN di Sumatera Barat menjadi yang paling cepat dibanding daerah lain yang terdampak bencana serupa. Penilaian itu disampaikan Presiden saat bertemu langsung dengan para korban banjir di Kasai, Padang Pariaman.
“Saya kira penanganannya di Padang paling cepat,” ujar Presiden Prabowo Subianto di hadapan para penyintas, Senin sore. Ia menegaskan bahwa penanganan di Sumatera Utara dan Aceh juga cepat, namun kondisi medan di dua wilayah tersebut lebih menyulitkan. Meski demikian, menurutnya, seluruh tim di tiga provinsi bekerja tanpa henti.
“Yang saya tekankan, kita mesti segera menolong rakyat,” lanjut Presiden. Ia menegaskan dukungannya terhadap kehadiran BUMN dalam situasi darurat kemanusiaan.
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, yang mendampingi Presiden, menegaskan komitmen BUMN untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. “BUMN memang milik rakyat, karena itu wajib hadir di saat rakyat membutuhkan,” ujarnya.
Sebelum kunjungan Presiden, Dony Oskaria mengumpulkan sejumlah direktur utama BUMN untuk memantau sekaligus mempercepat penanganan bencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh. Rapat berlangsung beberapa jam untuk memastikan laporan lapangan tersampaikan dengan akurat kepada Presiden.
Cuaca terik dengan suhu sekitar 29 derajat Celcius tak menyurutkan antusiasme warga menunggu kedatangan Kepala Negara. Empat tenda besar BNPB berdiri mencolok di kawasan Kasai Permai—perbatasan Padang Pariaman dan Kota Padang—tempat masyarakat mengungsi.
Menjelang pukul 16.00 WIB, iring-iringan mobil pengawalan dan sepeda motor polisi militer memasuki lokasi. Presiden Prabowo langsung disambut warga yang menyemut di dalam maupun luar tenda.
Setibanya di lokasi, Presiden lebih dulu meninjau dapur umum dan menerima paparan data terbaru bencana dari petugas BNPB yang bertugas. Kehadiran Presiden disambut hangat, termasuk oleh para relawan dan pejabat daerah.
Turut mendampingi Presiden antara lain Seskab Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wagub Vasko Ruseimy, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Usai dari Sumatera Barat, Presiden melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta sebelum pukul 17.00 WIB. (***)








