Padang – Shopee Indonesia bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan EkonomiKreatif Republik Indonesia (Kemenekraf/Bekraf RI) menggelar rangkaian pelatihan Generasi MelekTeknologi (Gen Matic) di Aceh Tamiang, Aceh, dan Bukittinggi, Sumatra Barat.
Melalui acara ini, Shopee memberikan pelatihan digital sebagai dukungan produktif dalam upaya pemulihan masyarakat Sumatra pascabencana. Pelatihan ini dirancang untuk mendorong penguatan keterampilan digital masyarakat Sumatra, sehinggadapat memaksimalkan peluang di ekosistem digital guna mengakselerasi pemulihan ekonomi.
Direktur Konten Digital Kemenekraf RI, Yuana Rochma Astuti mengatakan, dukungan pemulihan pascabencana tidak hanya diberikan melalui perbaikan infrastruktur, tetapi penting juga untukmemberikan bekal produktif agar masyarakat dapat memanfaatkan setiap peluang ekonomi secaraoptimal.
Dengan membawa semangat ‘Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya’, program GenMatic bersama Shopee hadir di Sumatra untuk memberikan bekal keterampilan digital bagi masyarakat, agar mereka bisa menangkap peluang dan menghasilkan pendapatan dari perputaran ekonomi digital, baik itu sebagai penjual hingga menjadi konten kreator affiliate.
Materi pelatihan rangkaian Gen Matic di Sumatra dibawakan oleh pengajar bersertifikasi BadanNasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tim Kampus UMKM Shopee, difokuskan untuk memberikanpemahaman mendalam seputar peluang usaha di ekosistem digital Shopee kepada 120 peserta yangmengikuti pelatihan di Aceh Tamiang dan Bukittinggi.
Para peserta diajarkan pengetahuan untuk memulaidan mengembangkan toko di Shopee, bergabung sebagai merchant ShopeeFood, dan berkarya sebagai kreator di program Shopee Affiliate.
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang menyebut, pelatihan merupakan bagian dari upaya mendukung pemulihan SUmatera.
“Pelatihan penguatan keterampilan digital merupakan salah satu upaya Shopee dalam mendukungpemulihan di Sumatra untuk membangun ketahanan ekonomi masyarakat Sumatra. Pelatihan Gen Maticini diharapkan dapat membekali teman-teman di Sumatra dengan teori dan pengetahuan praktis yangdapat langsung diterapkan untuk memulai langkah produktif di sektor ekonomi digital sebagai penjual dimarketplace Shopee, memasarkan produk kuliner di ShopeeFood, dan menghasilkan pendapatan daripromosi produk di program Shopee Affiliate untuk memperoleh pendapatan dan menciptakan resiliensiekonomi masyarakat di Sumatra,” katanya.
Geliat ekonomi digital muncul sebagai harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah, terlebih padamasa pemulihan pascabencana di Sumatra. Produktivitas ekonomi digital menjadi jalan strategis untukmempercepat pemulihan dan membangun ketangguhan ekonomi masyarakat di daerah terdampakbencana.
“Ekonomi digital menghadirkan solusi berkelanjutan untuk memacu pergerakan ekonomi masyarakat.Sebagai contoh, saat pandemi COVID terjadi, ekonomi Kota Bukittinggi melemah karena aktivitasekonomi bergantung pada kunjungan wisata. Tapi kemudian para pengusaha mulai memanfaatkanplatform digital seperti Shopee, yang menyediakan jangkauan pasar lebih luas sehingga pengusaha tidaklagi tergantung pada perputaran ekonomi lokal dan bisa lebih mandiri. Untuk itu, saya berterima kasihadanya pelatihan Gen Matic dari Kemenekraf bersama Shopee untuk membekali masyarakat denganketerampilan digital untuk mencapai kemandirian ekonomi di ekosistem digital dan menggerakkanekonomi daerah,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, Rofie Hendria.
Materi pelatihan Gen Matic menjadi modal penting bagi masyarakat untuk mengeksplorasi alternatif matapencaharian baru dan membangun ketahanan ekonomi, melalui kegiatan yang sesuai dengan kemampuan mereka.
“Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa di era digital ini setiap orang mendapatkan fleksibilitaspenuh untuk menjalankan usaha yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing, apakahmemasarkan produk sendiri sebagai seller atau membuat konten untuk mendapatkan komisi melaluiaffiliate yang relatif minim modal. Kebebasan memilih opsi inilah yang membuat kami jauh lebih optimis untuk memulihkan ekonomi keluarga secara mandiri,” cetus Nabila Tamrina, peserta pelatihan GenMatic di Aceh Tamiang. (***)





